Wednesday, May 16, 2012

Lesson from China - Pengembangan Wilayah Jilin

Pengembangan wilayah Jilin Province, China, yang letaknya di pedalaman menghadapi tantangan yang berbeda dengan provinsi maju di wilayah timur dan tenggara yang memang lokasinya strategis. Menarik pernyataan pejabat daerah, "If industriaization and urbanization are the two wings of a plane, modern agriculture is the tail. Without a firm tail, the plane will be off course." (China Daily, 16/5/2012).

Jelas pangan adalah unggulan ekonomi Jilin. Oleh karena itu investasi dalam inovasi teknologinya difokuskan untuk mendukung peningkatan kuantitas dan kualitas produksi pertaniannya. "We want high speed and high quality as well." tegas seorang pejabat daerah itu.

GDP Jilin Province mencapai $166.5 milyar tahun lalu. Produksi biji-bijian nya mencapai 31.7 juta ton, naik 3.3 ton dari tahun sebelumnya. Dan 50.5% GDP tersebut adalah kontribusi sektor swasta. Disposable income dari penduduk perkotaannya naik 15.5% menjadi 17,800 yuan. Dan net income percapita perdesaan juga meningkat hingga 7,500 yuan, naik20.4%. The China-Singapore Jilin Food Park direncanakan dikembangkan di daerah Yongji.

Namun, disamping pertanian, sektor industri juga dipicu. Untuk itu pemerintah Jilin merencanakan 90 proyek besar. Saat ini industri otomotif mendominasi 70% sektor manufaktur. Di kawasan Changchun, ibukota provinsi ini, juga telah ada pabrik Toyota, General Motor dan lainnya.

Lessons: Fokus pada sektor unggulan, didukung dengan investasi prasarana dan inovasi, untuk peningkatan kecepatan tumbuh dan peningkatan kualitas. Serta kesejahteraan dan jaminan sosial bagi warganya. (Risfan Munir, regional and community development planner)



Sent from Yahoo! Mail on Android

1 comment:

  1. seharusnya tiap post dikasih gambar, entah tentang isi pos-annya atau bagan gimana kekk... soalnya biar lebih menarik. pembaca juga tidak harus meng-search (kalo dr pos-posan ini) kota Jiling.. thank's sebelumnya.

    ReplyDelete